Bagan Penggolongan Serat Tekstil
A. Selulosa
1. Selulosa
alam :
-
Serat biji (kapas)
Serabut
alam yang banyak digunakan adalah kapas. Tanaman kapas merupakan tanaman yang
terdapat didaerah tropis. Negara tertua yang telah menggunakan kapas adalah
india. Negara pengekspor kapas antara lain Amerika,mesir, tiongkok,Sovyet, dan
India.
Di
Indonesia kapas banyak ditanam di Palembang, Jateng, Jatim, dan Nusa Tenggara.
Macam-macam
kapas terbaik : kapas Sea Island, kapas Upland, kapas Mako, kapas India
Buah
kapas yang sudah matang dipetik, bulu-bulunya dipisahkan dari bijinya,dibersihkan,
dipintal dan ditenun. Bulu-bulu kapas yang masih melekat pada biji kapas
disebut literns. Literns ini diolah dan digunakan sebagai bahan pokok untuk
membuat macam-macam rayon dan lak.
Penggunaan
serat kapas : Sebagai benang dan tenunan, sebagai pembersih luka terbuka,
pembersih kosmetik,bahan mainan, dan lain-lain
-
Serat batang
Jenis
serat batang adalah : Lenan, rami, goni, dan henep :
.)
Serat lenan berasal dari tanaman vlas dari daerah timur tengah.
Penggunaan serat lenan : untuk membuat bahan
pakaian wanita, lenan rumah
tangga, benang jahit, jala, pipa pemadam kebakaran.
.)
Serat rami dikenal orang di Tiongkok sejak beberapa tahun yang lalu, negara
penghasil rami adalah : Tiongkok, Taiwan, Philipina, Jepang, dan Amerika
Serikat.
Penggunaan serat rami : Pakaian, taplak meja,
jala, kanvas, tali, kain terpal dan sepatu.
.)
Serat goni, berasal dari tanaman goni. Ditanam di Benggala India, Taiwan dan
brasil.
Penggunaan goni : sebagai dasar permadani,
kain terpal, isolasi listrik, bahan atap, tali, karung.
.)
Serat henep digunakan sejak zaman prasejarah di asia dan timur tengah. Negara
penghasil henep : Rusia, Italia, Belgia, Belanda, Filipina,Hongaria, Prancis.
-
Serat daun
Abaka( keluarga pisang) dan Serat nanas.
-
Serat buah
.) Kapok, berasal dari Jawa, India.
Penggunaan serat kapok : pengisi pelampungn
berenang, kasur, bantal, mainan,
selimut(penyekat panas yang baik), isolasi suara
.) Sabut kelapa, penggunaannya : tali, sikat,
keset, tikar, pengisi alas duduk kursi
2. Selulosa
buatan
Kini
banyak bahan tekstil buatan dalam dan luar negeri baik dari serabut buatan
maupun campuran ( serabut buatan dan alam), hasilnya menyerupai sutera( sutera
tiruan)
Macam-macamnya
: rayonkupramonim dan viskosa
-
Rayon kupramonium,
bahan pokoknya adalah selulosa linters atau kayu, amoniak dan kupra sulfat.
Penggunaan
rayon kupramonium : untuk pakaian yang halus dan baik mutunya, kaos kaki wanita
dan pakaian dalam.
-
Viskosa
Bahan
pokoknya adalah : selulosa kayu dan karbon disulfida
Penggunaannya
: bahan pakaian, barang nyamu/lenan, kain renda, bahan pelapis, bahan campuran
serabut buatan lainnya.
B. Protein
1. Protein
alam ( sutera, wol, bulu binatang lainnya)
-
Sutera
Sutera
adalah satu-satunya serat alam berbentuk filamen yang diperoleh dari kepompong
ulat sutera
Negara
penghasil sutera : Jepang, Tiongkok, Italia, dan Perancis.
Di
Indonesia juga ada peternakan sutera : Sulawesi selatan ( Sopeng), dan Jawa
Barat
Penggunaannya
: karena sifatnya kuat, halus, lembut, tahan kusut serta mewah, sutera sangat
banyak digunakan untuk benang sulam, benang jahit, senar alat-alat musik, dll
-
Wol
Yang
dimaksud dengan wol dalam dunia pertekstilan adalah bulu-bulu atau rambut yang
diperoleh dari domba, biri-biri, serta dari binatang berbulu lainnya( jenis kambing
dan unta)
Negara
penghasil wol : Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Argentina, Spanyol,
Perancis, dan Italia.
Kualitas
wol tergantung dari : jenis biri-biri, iklim dan makanannya, umur biri-biri,
dari bagian mana bulu itu diambil,dan cara mengolahnya
Penggunaan
wol : Bahan pakain, alat rumah tangga( karpet, penutup kursi, tirai, selimut,
isolasi, untuk piano, sumbu kompor.
-
Bulu binatang lainnya :
.)
keluarga domba(mohair dan cashmere)
.)
Keluarga unta ( unta, alpaca, ilama,dan vicuma)
.)
Kelinci anggora dan kuda
2. Protein
buatan
Bahan
pokok serat protein buatan : susu yang telah diambil kepala susunya, jagung,
kacang kedelai, kacang tanah.
Serabut
protein terkenal adalah :
-
Wol susu, bahan
pokoknya zat keju dari susu yang telah dipisahkan kepala susunya.
Penggunaannya
: untuk bahan pakaian dimusim dingin, ditenun meniru rambut kuda, dan sebagai
bahan pengisi.
-
Vikara
Bahan
pokok pembuatan vikara adalah protein jagung. Serat ini digunakan untuk bahan
campuran dengan serat yang lain seperti wol, kapas, nilon dan asetat.
C. Thermoplastik
(serat bahan kimia)
-
Nylon
Nylon,
berupa serabut buatan pertama dari bahan kimia. Bahan pokoknya adalah : zat
arang, air, dan hawa
Penggunaan
nylon : bahan pakaian dan lenan,parasut dan terpal, benang dan tali yang kuat,
jala dan tali pancing, permadani dan cat.
-
Polyester( dakron)
Bahan
pokok : asam tereftalat, dan etilena glikol.
Penggunaannya
: Bahan pakaian( dasi), Jala, kain lyar dan terpal, tali temali kapal, pipa
pemadam kebakaran, sebagai campuran dengan serat kapas dan nylon.
-
Rayon, berasal dari
pengolahan zat-zat selulosa, kostik soda, Carbon dioksida dll.
D. Mineral
Serabut
mineral adalah golongan serabut yang berasal dari bahan galian.
1.
Serabut mineral alam(
asbes)
Asbes
adalah serat yang diperoleh dari semacam batu karang yang berubah
perlahan-lahan menjadi kristal dan mengandung serat. Asbes bersal dari kata
Yunani Asbeston yang berarti tidak dapat dibakar. Negara penghasil asbes adalah
Amerika.
Penggunaan
asbes : untuk pakaian pemadam kebakaran, tonil,isolasi.
2.
Serabut mineral buatan(
serat gelas dan serat logam)
-
Serat gelas
Bahan
pokok : pasir silikat, batu kapur, dan paduan mineral.
Penggunaan
serat gelas : saringan bahan kimia, kaos lampu, pembungkus kawat tembaga dan
isolasi, serta campuran dengan serabut alam lainnya, yang digunakan untuk kap
lampu, kain penutup kursi, dll.
Serat Sintesis: serat hasil
olahan manusia, bukan dari alam / serat tiruan/ serat buatan.
v Polimer
kondensasi
Polimerisasi adisi: polimer yang terbentuk melalui reaksi adisi dari berbagai
monomer
Contoh polimer adisi:
Yang termasuk ke dalam polimer adisi adalah polistirena (karet ban), polietena (plastik), poliisoprena (karet alam), politetraflouroetena (teflon), PVC, dan poliprepilena (plastik).
Contoh polimer adisi:
Yang termasuk ke dalam polimer adisi adalah polistirena (karet ban), polietena (plastik), poliisoprena (karet alam), politetraflouroetena (teflon), PVC, dan poliprepilena (plastik).
- Poliamida : Serat Nilon
- Poliester : Serat Tetoron dan Dacron
- Bliuretan : Serat Spandex
v Polimer
Adisi
Polimerisasi kondensasi: polimer
yang terbentuk karena monomer-monomer saling berikatan dengan melepaskan
molekul kecil.
Contoh: pembentukan plastik stirofoam tersusun dari dua monomer berbeda yaitu urea dan metanal. Dua molekul metanal bergabung dengan satu molekul urea menjadi suatu molekul disebut dimer. Dimer-dimer ini selanjutnya berpolimerisasi.
Yang termasuk ke dalam polimer kondensasi adalah bakelit, poliuretan, poliamida, (melamin), poliester (nilon), teteron, dan protein.
Contoh: pembentukan plastik stirofoam tersusun dari dua monomer berbeda yaitu urea dan metanal. Dua molekul metanal bergabung dengan satu molekul urea menjadi suatu molekul disebut dimer. Dimer-dimer ini selanjutnya berpolimerisasi.
Yang termasuk ke dalam polimer kondensasi adalah bakelit, poliuretan, poliamida, (melamin), poliester (nilon), teteron, dan protein.
- Polihidro karbon : Serat Defin, Polletilena, polipropilena
- Polihidro karbon yg di substitusi halogen: Serat Polivinil Khlorida
- Polihidro karbon yg di substitusi hidroksil : Serat Polivinil alkohol
- Polihidro karbon yg di substitusi Nitril : Serat Akrilat
Perbedaan antara
polimerisasi adisi dan kondensasi adalah bahwa pada polimerisasi kondensasi
terjadi pelepasan molekul kecil seperti H2O dan NH3, sedangkan pada
polimerisasi adisi tidak terjadi pelepasan molekul.