Rabu, 03 September 2014

Serat Tekstil



Bagan Penggolongan Serat Tekstil




A.    Selulosa
1.      Selulosa alam :
-          Serat biji (kapas)
Serabut alam yang banyak digunakan adalah kapas. Tanaman kapas merupakan tanaman yang terdapat didaerah tropis. Negara tertua yang telah menggunakan kapas adalah india. Negara pengekspor kapas antara lain Amerika,mesir, tiongkok,Sovyet, dan India.
Di Indonesia kapas banyak ditanam di Palembang, Jateng, Jatim, dan Nusa Tenggara.
Macam-macam kapas terbaik : kapas Sea Island, kapas Upland, kapas Mako, kapas India
Buah kapas yang sudah matang dipetik, bulu-bulunya dipisahkan dari bijinya,dibersihkan, dipintal dan ditenun. Bulu-bulu kapas yang masih melekat pada biji kapas disebut literns. Literns ini diolah dan digunakan sebagai bahan pokok untuk membuat macam-macam rayon dan lak.
Penggunaan serat kapas : Sebagai benang dan tenunan, sebagai pembersih luka terbuka, pembersih kosmetik,bahan mainan, dan lain-lain
-    Serat batang
Jenis serat batang adalah : Lenan, rami, goni, dan henep :
.) Serat lenan berasal dari tanaman vlas dari daerah timur tengah.
  Penggunaan serat lenan : untuk membuat bahan pakaian wanita, lenan rumah         tangga, benang jahit, jala, pipa pemadam kebakaran.
.) Serat rami dikenal orang di Tiongkok sejak beberapa tahun yang lalu, negara penghasil rami adalah : Tiongkok, Taiwan, Philipina, Jepang, dan Amerika Serikat.
    Penggunaan serat rami : Pakaian, taplak meja, jala, kanvas, tali, kain terpal dan sepatu.
.) Serat goni, berasal dari tanaman goni. Ditanam di Benggala India, Taiwan dan brasil.
  Penggunaan goni : sebagai dasar permadani, kain terpal, isolasi listrik, bahan atap, tali, karung.
.) Serat henep digunakan sejak zaman prasejarah di asia dan timur tengah. Negara penghasil henep : Rusia, Italia, Belgia, Belanda, Filipina,Hongaria, Prancis.
- Serat daun
 Abaka( keluarga pisang) dan Serat nanas.
-  Serat buah
 .) Kapok, berasal dari Jawa, India.
 Penggunaan serat kapok : pengisi pelampungn berenang, kasur,  bantal, mainan, selimut(penyekat panas yang baik), isolasi suara
 .) Sabut kelapa, penggunaannya : tali, sikat, keset, tikar, pengisi alas duduk kursi
2.      Selulosa buatan
Kini banyak bahan tekstil buatan dalam dan luar negeri baik dari serabut buatan maupun campuran ( serabut buatan dan alam), hasilnya menyerupai sutera( sutera tiruan)
Macam-macamnya : rayonkupramonim dan viskosa
-          Rayon kupramonium, bahan pokoknya adalah selulosa linters atau kayu, amoniak dan kupra sulfat.
Penggunaan rayon kupramonium : untuk pakaian yang halus dan baik mutunya, kaos kaki wanita dan pakaian dalam. 
-          Viskosa
Bahan pokoknya adalah : selulosa kayu dan karbon disulfida
Penggunaannya : bahan pakaian, barang nyamu/lenan, kain renda, bahan pelapis, bahan campuran serabut buatan lainnya.

B.     Protein
1.      Protein alam ( sutera, wol, bulu binatang lainnya)
-          Sutera
Sutera adalah satu-satunya serat alam berbentuk filamen yang diperoleh dari kepompong ulat sutera
Negara penghasil sutera : Jepang, Tiongkok, Italia, dan Perancis.
Di Indonesia juga ada peternakan sutera : Sulawesi selatan ( Sopeng), dan Jawa Barat
Penggunaannya : karena sifatnya kuat, halus, lembut, tahan kusut serta mewah, sutera sangat banyak digunakan untuk benang sulam, benang jahit, senar alat-alat musik, dll
-          Wol
Yang dimaksud dengan wol dalam dunia pertekstilan adalah bulu-bulu atau rambut yang diperoleh dari domba, biri-biri, serta dari binatang berbulu lainnya( jenis kambing dan unta)
Negara penghasil wol : Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Argentina, Spanyol, Perancis, dan Italia.
Kualitas wol tergantung dari : jenis biri-biri, iklim dan makanannya, umur biri-biri, dari bagian mana bulu itu diambil,dan cara mengolahnya
Penggunaan wol : Bahan pakain, alat rumah tangga( karpet, penutup kursi, tirai, selimut, isolasi, untuk piano, sumbu kompor.
-          Bulu binatang lainnya :
.) keluarga domba(mohair dan cashmere)
.) Keluarga unta ( unta, alpaca, ilama,dan vicuma)
.) Kelinci anggora dan kuda
2.      Protein buatan
Bahan pokok serat protein buatan : susu yang telah diambil kepala susunya, jagung, kacang kedelai, kacang tanah.
Serabut protein terkenal adalah :
-          Wol susu, bahan pokoknya zat keju dari susu yang telah dipisahkan kepala susunya.
Penggunaannya : untuk bahan pakaian dimusim dingin, ditenun meniru rambut kuda, dan sebagai bahan pengisi.
-          Vikara
Bahan pokok pembuatan vikara adalah protein jagung. Serat ini digunakan untuk bahan campuran dengan serat yang lain seperti wol, kapas, nilon dan asetat.
C.     Thermoplastik (serat bahan kimia)
-          Nylon
Nylon, berupa serabut buatan pertama dari bahan kimia. Bahan pokoknya adalah : zat arang, air, dan hawa
Penggunaan nylon : bahan pakaian dan lenan,parasut dan terpal, benang dan tali yang kuat, jala dan tali pancing, permadani dan cat.
-          Polyester( dakron)
Bahan pokok : asam tereftalat, dan etilena glikol.
Penggunaannya : Bahan pakaian( dasi), Jala, kain lyar dan terpal, tali temali kapal, pipa pemadam kebakaran, sebagai campuran dengan serat kapas dan nylon.
-          Rayon, berasal dari pengolahan zat-zat selulosa, kostik soda, Carbon dioksida dll.
D.    Mineral
Serabut mineral adalah golongan serabut yang berasal dari bahan galian.
1.                  Serabut mineral alam( asbes)
Asbes adalah serat yang diperoleh dari semacam batu karang yang berubah perlahan-lahan menjadi kristal dan mengandung serat. Asbes bersal dari kata Yunani Asbeston yang berarti tidak dapat dibakar. Negara penghasil asbes adalah Amerika.
Penggunaan asbes : untuk pakaian pemadam kebakaran, tonil,isolasi.
2.                  Serabut mineral buatan( serat gelas dan serat logam)
-          Serat gelas
Bahan pokok : pasir silikat, batu kapur, dan paduan mineral.
Penggunaan serat gelas : saringan bahan kimia, kaos lampu, pembungkus kawat tembaga dan isolasi, serta campuran dengan serabut alam lainnya, yang digunakan untuk kap lampu, kain penutup kursi, dll.
Serat Sintesis:  serat hasil olahan manusia, bukan dari alam / serat tiruan/ serat buatan.
v  Polimer kondensasi
Polimerisasi adisi: polimer yang terbentuk melalui reaksi adisi dari berbagai monomer
Contoh polimer adisi:
Yang termasuk ke dalam polimer adisi adalah polistirena (karet ban), polietena (plastik), poliisoprena (karet alam), politetraflouroetena (teflon), PVC, dan poliprepilena (plastik).
  1. Poliamida : Serat Nilon
  2. Poliester : Serat Tetoron dan Dacron
  3. Bliuretan : Serat Spandex
v Polimer Adisi
Polimerisasi kondensasi: polimer yang terbentuk karena monomer-monomer saling berikatan dengan melepaskan molekul kecil.
Contoh: pembentukan plastik stirofoam tersusun dari dua monomer berbeda yaitu urea dan metanal. Dua molekul metanal bergabung dengan satu molekul urea menjadi suatu molekul disebut dimer. Dimer-dimer ini selanjutnya berpolimerisasi.
Yang termasuk ke dalam polimer kondensasi adalah bakelit, poliuretan, poliamida, (melamin), poliester (nilon), teteron, dan protein.
  1. Polihidro karbon : Serat Defin, Polletilena, polipropilena
  2. Polihidro karbon yg di  substitusi halogen: Serat Polivinil Khlorida
  3. Polihidro karbon yg di substitusi hidroksil : Serat Polivinil alkohol
  4. Polihidro karbon yg di substitusi Nitril : Serat Akrilat
Perbedaan antara polimerisasi adisi dan kondensasi adalah bahwa pada polimerisasi kondensasi terjadi pelepasan molekul kecil seperti H2O dan NH3, sedangkan pada polimerisasi adisi tidak terjadi pelepasan molekul.